<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kandang guwe</title>
	<atom:link href="http://ariandra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariandra.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 02:02:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ariandra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kandang guwe</title>
		<link>http://ariandra.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ariandra.wordpress.com/osd.xml" title="kandang guwe" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ariandra.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>LOGO</title>
		<link>http://ariandra.wordpress.com/2012/01/23/logo/</link>
		<comments>http://ariandra.wordpress.com/2012/01/23/logo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 05:36:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariandra.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu LOGO ? Logo merupakan suatu bentuk gambar atau sekedar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, perkumpulan, produk, negara, dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan hal yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti dari &#8230; <a href="http://ariandra.wordpress.com/2012/01/23/logo/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=28&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://ahmadfajarqomarudin.blogspot.com/2010/06/tentang-logo.html">Apa itu LOGO ?</a> </strong></p>
<p>Logo merupakan suatu bentuk gambar atau sekedar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, perkumpulan, produk, negara, dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan hal yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti dari nama sebenarnya.<br />
Dalam perkembangannya, logo mengalami deformasi bentuk mulai dari bentuk-bentuk logo yang rumit hingga menjadi sebuah bentuk yang sederhana dan mudah diingat. Pelbagai pilihan elemen-pun ikut bertambah, mulai dari penggunaan inisial, nama perusahaan, monogram maupun pictogram. Seiring dengan perkembangan dunia periklanan, peran logo menjadi amat penting terutama dalam pembuatan strategi branding sebuah produk. Fungsi identitas merupakan ukuran sebuah logotype, dengan hanya melihat logo seseorang akan ingat, tertarik, lalu membeli. Dari fungsi ini, logo kemudian menjadi ukuran sebuah citra, baik citra sebuah produk, perusahaan maupun organisasi.</p>
<p>Berasal dari kata logo, type (Merriam-Webster Dictionary), merupakan sebuah huruf atau sebuah plat yang dicetakkan yang memiliki makna, yang biasa dipergunakan sebagai nama surat kabar atau lambang (1816).</p>
<p><strong>Jenis &amp; Tipe Logo</strong></p>
<p>Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh perajin untuk lambang kerajaan. Seiring dengan berkembangnya jaman, logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaan saja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar.<br />
Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta Device Marks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark.</p>
<p>Sebagai contoh untuk brandname adalah logo Sony yang hanya tersusun dari kata sony, dan Shell logo untuk brand mark yang tersusun dari gambar kerang.</p>
<p>Sedangkan paduan keduanya adalah seperti logo rokok Djarum, yang terdiri dari tulisan Djarum dan gambar jarum.<br />
Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakin kompleknya karakteristik pasar muncul berbagai jenis logo, yang pada dasarnya merupakan paduan dari dua jenis logo diatas. Berikut kami sajikan beberapa jenis logo, yang penggolongannya berdasarkan pendapat John Murphy dan Michael Rowe * :<br />
<strong>Name &#8211; Only Logo</strong><br />
Adalah logo yang diambil dari sebuah nama, dengan menggunakan gaya grafis khusus. Logo jenis ini memberi ketegasan dan pesan langsung kepada konsumen. Contoh logo jenis ini seperti pada produk sandang karya perancang ternama Yves Saint Laurent, produk elektronik Sony, Toshiba, Panasonic, produk kamera Nikon, Leica, Yashica, peralatan fotokopi Xerox, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Name/Symbol Logo</strong><br />
Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gaya tipografis yang berkarakter kuat, tersusun atas bentuk-bentuk grafis seperti oval, lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford, Du Pont, Hertz dan banyak lagi. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibel karena jenis logo seperti ini mampu berdiri sendiri.</p>
<p><strong>Initial Letter Logo</strong><br />
Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atau perusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logo produsen hardware komputer Hewlett-Packard. Selain contoh diatas banyak contoh lain seperti logo Bank BCA, IBM, RCTI, dan lainnya.</p>
<p><strong>Pictorial Name Logo</strong><br />
Adalah logo yang menggunakan nama produk atau organisasi sebagai komponen penting dari gaya logo, yang secara keseluruhan logo ini memiliki gaya yang sangat khusus. Perusahaan yang menggunakan logo jenis ini, biasanya adalah perusahaan yang sudah terkenal, seperti Coca Cola, Kodak, McDonald, Rolls Royce dan lain sebagainya. Karena kuatnya image perusahaan/produk yang memakai logo ini, maka bila terjadi peniruan logo tersebut oleh produk atau perusahaan lain maka citra yang dihasilkannya tetap mengarah pada produk atau perusahaan yang ditiru.</p>
<p><strong>Associative Logo</strong><br />
Yaitu logo yang berdiri bebas yang biasanya tidak memuat nama produk atau perusahaan, tetapi memiliki asosiasi langsung dengan nama, produk atau wilayah aktifitasnya. Sebagai contoh logo perusahaan pembuat pesawat terbang Aerospatiale, logonya terdiri dari kalimat Aerospatiale yang membentuk bola planet yang dengan jelas memperlihatkan jangkauan aktifitasnya yakni penerbangan, logo perusahaan minyak Shell yang menunjukkan gambar kerang sebagai asosiasi dari fosil penghasil minyak, kemudian logo 20th Century Fox, yang menggambarkan gemerlap dan megahnya dunia perfilman dan masih banyak lagi. Jenis logo seperti ini mempunyai daya tarik kuat dan mudah untuk dipahami.</p>
<p><strong>Allusive Logo</strong><br />
Yang dimaksud dengan allusive logo adalah logo yang bersifat kiasan, seperti logo Mercedes Benz yang terdiri dari bentuk bintang segitiga yang merupakan representasi dari sistem kemudi mobil, bentuk A pada perusahaan penerbangan Alitalia yang dideformasikan dari bentuk ekor pesawat yang berfungsi sebagai penyeimbang. Logo jenis ini memiliki hubungan yang tidak langsung antara nama dengan logonya sehingga logo jenis ini sulit untuk dipahami, dan memerlukan waktu lebih agar seseorang bisa memahami apa maksud dari logo yang bersangkutan.</p>
<p><strong>Abstract Logo</strong><br />
Yang dimaksud dengan logo jenis ini adalah logo yang dapat menimbulkan beraneka kesan, yang dipengaruhi oleh daya pemahaman konsumen. Ini terjadi karena bentuk visual logo ini sangat abstrak. Diantaranya mengambil suatu bentuk struktural yang dikreasikan dengan efek optis yang bervariasi. Sebagai contoh adalah logo Citroen. Logo jenis ini sangat disukai di Amerika, karena logo jenis ini mampu dibuat dengan bermacam variasi dan sangat orisinil sehingga terjadinya kemiripan sebuah logo dengan logo yang lainnya akibat dari banyaknya produk dan perusahaan yang tumbuh di Amerika bisa dihindari.<br />
Bentuk logo abstrak yang ada di Indonesia adalah seperti logo Bakrie Brothers. Abstract logo pertama kali digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang, yang kemudian perusahaan-perusahaan tersebut mengalami kesuksesan di negara barat, sehingga menjadi ide baru bagi perkembangan logo di dunia barat. Logo jenis ini sekarang menjadi standar disain logo kontemporer. Kelemahan dari jenis logo ini adalah bentuknya yang abstrak, sehingga sukar dipahami oleh konsumen serta tidak memiliki pengertian yang benar-benar tepat seperti apa yang diinginkan.</p>
<p>So, termasuk yang mana logo Anda &#8230;?</p>
<p>=========================================================================</p>
<p>* Murphy, John and Michael Rowe. How to Design Trademarks and Logos. Ohio : North Light Book, 1998.<br />
* www.logoresource.com</p>
<p>http://belajardekavedua.blogspot.com/2006/05/tentang-logo.html</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Log">http://id.wikipedia.org/wiki/Log</a></p>
<ul>
<li>http://qomarudin.co.cc/</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariandra.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariandra.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=28&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariandra.wordpress.com/2012/01/23/logo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ariandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ROTOGRAVURE (Cetak Dalam)</title>
		<link>http://ariandra.wordpress.com/2009/08/29/rotogravure-cetak-dalam/</link>
		<comments>http://ariandra.wordpress.com/2009/08/29/rotogravure-cetak-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 02:05:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariandra.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[kulum <a href="http://ariandra.wordpress.com/2009/08/29/rotogravure-cetak-dalam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=21&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cetak dalam adalah suatu teknik cetak dimana bidang pada plat cetak bagian mencetak lebih rendah atau dalam dibandingkan dengan bagian yang tidak mencetak.</p>
<p><strong>Pengertian Teknologi Cetak Rotogravure</strong></p>
<p>Secara etimologi rotogravure terdiri dari 2 kata, yaitu <em>roto</em> atau <em>rotern</em> yang artinya berputar dan <em>Gravure</em> yang artinya cukil / ukir</p>
<p>Secara terminology rotogravure adalah salah satu teknologi cetak dari teknik cetak dalam yang menggunakan acuan berbentuk silinder yang berputar, dimana gambar atau tulisan pada acuan tersebut diperoleh dari hasil dicukil atau diukir.</p>
<p>Perkembangan teknologi cetak rotogravure dimulai dari penemuan fotografi dan dikembangkan dari teknik cetak rotasi yang menggunakan acuan cetak berbentuk silinder. William Henry Fox Talbot berhasil mengembangkan  film continous tone (film nada lengkap) menjadi bentuk film halftone (raster) pada tahun 1860. Metode inilah yang digunakan untuk menghasilkan gambar dari proses fotoreproduksi untuk semua teknik cetak. Dari perkembangan film halftone Auguste Godchaux berhasil menciptakan teknik cetak rotogravure <em>reel-feed</em> dan mendapatkan hak paten pada tahun 1860. Teknik cetak ini digunakan sampai tahun 1940 yang kemudian proses cetaknya disempurnakan oleh Karl Klic (Klietsch) yang berkebangsaan Jerman dan Samuel Fawcett dari Inggris (Paul D. Fleming III, 2008, wikipedia, the free encyclopedia</p>
<p>Teknologi cetak rotogravure memiliki kekhususan dibandingkan teknologi cetak lainnya, yaitu :</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Pada mesin cetak rotogravure</span></p>
<ol>
<li>acuan      cetak berbentuk silinder</li>
<li>pada      permukaan silinder cetak bidang mencetak letaknya lebih rendah      dibandingkan bagian yang tidak mencetak</li>
<li>raster      dalam hal ini bukan sebagai pembentuk gamba, tetapi sebagai penahan tinta      dan rakel ( doctor blade )</li>
<li>pada      umumnya media cetak yang digunakan berupa gulungan/ rol, tetapi dapat pula      berupa lembaran di sesuaikan dengan mesin yang digunakan.</li>
<li>umumnya penintaan yang digunakan      system sirkulasi</li>
<li>rakel (doctor blade) membantu      penghapusan tinta pada permukaan silinder acuan sehingga tinta yang      tersisa hanya pada bagian yang mencetak</li>
<li>silinder acuan dibuat dengan cara      gravure/ cukil</li>
<li>tinta yang dipakai lebih encer      daripada tinta offset, tetapi mempunyai daya alir yang tinggi</li>
<li>jenis pewarnaan pada cetakan      multicolor dan separasi</li>
<li>bentuk raster besarnya bervariasi ada      permukaan silinder acuan cetak sesuai dengan model (bulat, oval, kotak      &amp; segitiga</li>
</ol>
<p><span style="text-decoration:underline;">Pada Hasil Cetakan rotogravure</span></p>
<ol>
<li>seluruh permukaan cetak beraster dan      tebal tipisnya gradasi warna cetakan tergantung dalam dan dangkalnya sumur      raster</li>
<li>pada bagian pinggir cetakan berbentuk      gerigi bila dilihat dengan lup, hal ini disebabkan karena permukaan cetak      beraster semua</li>
<li>pada daerah cetak yang bernada penuh      atau shadowterjadi alur-alur seperti mutiara sebagai akibat tinta      rotogravure yang encer setelah kering dipermukaan bahan cetak</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Kelebihan dan kekurangan Teknologi Cetak Rotogravure</span></strong></p>
<p>Kelebihannya :</p>
<ol>
<li>dapat mencetak dihampir semua bahan      seperti: board, paper, plastik, alumunium foil, dll</li>
<li>mempunyai kecepatan cetak yang tinggi      (100 s/d 150 meter per menit)</li>
<li>konsisten warna stabil</li>
<li>warna lebih cemerlang karena tintanya      solvent base dan tidak dipengaruhi air</li>
<li>dapat mencetak bentuk gambar endless      termasuk bentuk spiral untuk aplikasi sebagai label kaleng</li>
<li>silinder cetak tahan untuk <em>long run,</em> mencapai 40.000 meter      tergantung jenis bahan, tinta, rakel dan jenis mesin cetaknya sendiri.</li>
</ol>
<p>Kekurangannya :</p>
<ol>
<li>biaya Pre Press tinggi karena      harus membuat silinder, tidak efisien untuk order-order pendek</li>
<li>waktu pre press lebih lama      dibandingkan teknik cetak yang lainnya, untuk pembuatan 1 silinder bisa      mencapai 4 jam</li>
<li>printing memakai kertas      gulungan/ rol/ web. Tidak seakurat offset yang menggunakan lubang sheet. Untuk      mengatasi masalah ini maka dipakai pengontrol tegangan (tension control),      pengontrol register, serta alat pengontrol bagian pinggir pada mesin cetak      rotogravure.</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Prinsip Cetak Teknologi Rotogravure</span></strong></p>
<p>Pada dasarnya prinsip cetak rotogravure yaitu silinder acuan cetak rotogravure terendam sepertiga bagian pada unit penintaan dan keadaan tintanya relatif encer. Pada saat pencetakan berlangsung, tinta tidak terlempar keluar oleh gaya sentrifugal, karena lapisan tinta tertahan oleh sumur-sumur raster.</p>
<table style="height:196px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="11" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="24" height="13"></td>
<td width="372"></td>
<td width="21"></td>
<td width="198"></td>
</tr>
<tr>
<td height="48"></td>
<td rowspan="3" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="127"></td>
<td></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="18"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Unit penintaan terdiri dari bak tinta yang dilengkapi dengan doctor blade. Dengan adanya doctor blade, tinta yang tertinggal hanya pada sumur-sumur raster yang ada pada image area. Kemudian tinta ditransfer dari sumur-sumur raster ke permukaan bahan yang akan dicetak seiring perputaran silinder acuan dan silinder tekan <em>(impression cylinder)</em>. Dengan adanya <em>impression</em> dari silinder tekan, tinta akan berpindah ke bahan cetak dan membentuk gambar atau tulisan yang diinginkan.</p>
<p><strong>Jenis Silinder Acuan Rotogravure</strong><strong> </strong></p>
<p>Silinder acuan rotogravure ini terdapat dua jenis yang berbeda yaitu silinder acuan yang bermodel masif <em>(integral shaft cylinder)</em> dan silinder acuan yang bermodel tub <em>(hollow mandrel cylinder)</em> (Cheryl L.K, 2007, hlm26). Silinder acuan yang bermodel masif  ini sangat padat dan badan silinder mempunyai lapisan logam yang penuh juga tidak berongga. Silinder model ini kini sudah jarang digunakan pada industri.</p>
<p>Silinder acuan rotogravure jenis masif atau <em>Integral Shaft cylinder</em></p>
<p>Kemudian silinder acuan bermodel tub terdapat rongga pada bagian tengah silinder, sehingga silinder ini sangat cocok pada cetakan yang lebar dan berdiameter silinder yang besar juga bobot pada silinder ini lebih ringan. Selain itu silinder model tub ini sangat efisien digunakan pada mesin cetaknya karena dapat berputar sangat cepat dan proses cetak pun lebih mudah dan cepat jika dibandingkan dengan silinder acuan bermodel masif.</p>
<p>Silinder acuan rotogravure jenis tub atau <em>Hollow Mandrel Cylinder</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Struktur Pelapisan Silinder Acuan Rotogravure</span></strong></p>
<p>Struktur acuan rotogravure terdiri dari beberapa lapisan logam/metal dimana masing-masing lapisan memiliki ketebalan dan fungsi yang berbeda-beda. Pada umumnya silinder acuan ini menggunakan logam inti berupa besi maupun baja yang diberi lapisan-lapisan logam melalui proses galvanis <em>(galvano electroplating)</em> (Helmut Kipphan, 2003, hlm.360). Struktur lapisan logam silinder acuan cetak rotogravure adalah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Lapisan Inti <em>(Base Cylinder)</em>, pada silinder acuan terbuat dari logam baja <em>(kern)</em> atau logam besi. Logam ini digunakan bahan penguat silinder acuan cetak agar silinder tidak mudah berubah dan sebagai penentu diameter silinder acuan yang dikehendaki.</li>
<li>Lapisan Nikel, logam ini memiliki ketebalan ±3 mikron yang berfungsi sebagai media pembantu karena logam tembaga (Cu) sukar melekat pada logam besi (<em>Fe</em>) secara langsung pada proses <em>electroplating</em>.</li>
<li>Lapisan Tembaga Dasar, logam ini memiliki ketebalan ±1-2 mm yang berfungsi sebagai media pembantu karena lapisan ini tidak dirusak, untuk menghemat pemakaian bahan logam tembaga pada ongkos produksi.</li>
<li>Lapisan Perak, logam ini memiliki ketebalan ±1 mikron. Lapisan logam perak ini berfungsi untuk memudahkan pelepasan lapisan logam tembaga atas agar lapisan logam tembaga dapat digunakan kembali.</li>
<li>Lapisan Tembaga Atas, lapisan tembaga pada silinder acuan rotogravure memiliki tiga fungsi yaitu <em>engravibility</em> (lapisan yang digravure/diukir), <em>stability in press, reproducibility </em>(untuk didaur ulang/produksi ulang) (Cheryl L.K, 2007, hlm29). Logam ini mempunyai ketebalan 80 mikron. Lapisan logam tembaga atas merupakan bagian logam yang akan dietsa dan membentuk sumur-sumur raster dan tempat menampung tinta cetak.</li>
<li>Lapisan Chrome, logam ini mempunyai ketebalan 2 sampai dengan 3 mikron. Lapisan chrome berfungsi memberikan perlindungan pada lapisan tembaga atas yang digravure dari goresan akibat pergesekan pada saat proses cetak, sehingga silinder acuan dapat mencetak dengan oplah yang besar (Cheryl L.K, 2007, hlm30).</li>
</ol>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="59" height="6"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Lapisan Silinder Acuan Rotogravure</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariandra.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=21&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariandra.wordpress.com/2009/08/29/rotogravure-cetak-dalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ariandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalibrasi Monitor</title>
		<link>http://ariandra.wordpress.com/2009/06/19/kalibrasi-monitor/</link>
		<comments>http://ariandra.wordpress.com/2009/06/19/kalibrasi-monitor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 13:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariandra.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Kalibrasi Monitor <a href="http://ariandra.wordpress.com/2009/06/19/kalibrasi-monitor/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=16&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><strong>Kalibrasi Monitor.</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Monitor adalah Device Red, Green dan Blue yang   memberikan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">sinar pada permukaan tabung layar monitor.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Pengertian warna pada computer, berbeda dengan warna   pada</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Print Table atau cetakan offset.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Monitor dapat dikalibrasi dan akan memberikan   penampilan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">warna yang lebih akurat tetapi tidak akan sesuai   dengan hasil</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">cetakan secara sempurna, karena banyak faktor-faktor   fisik yang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">mempengaruhinya.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Mengapa mengkalibrasi monitor ?</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Input dan output device seperti scaner, digital   camera, monitor</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">komputer dan printer mempunyai perbedaan colorimetric   yang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">dimiliki    oleh  masing- masing  device    dan  kemungkinan  ada</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">banyak perubahan dari waktu ke waktu.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><strong>Yang diperlukan dalam kalibrasi monitor</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Setup monitor   profile atau display profile</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Setup gamma   monitor</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Setup   contrast dan brightness monitor</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Pakailah   standard temperature lampu ruangan 5000 K</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Select   neutral desktop picture atau wall paper</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Tutup semua   window yang tidak diperlukan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Minimum   resolusi monitor adalah 640 X 480 pixel</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">-  Color dept   minimal 16 bit</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><strong>Pengaruh Kondisi lingkungan terhadap</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><strong>Warna Monitor</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">1. Lampu Ruangan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Jika lampu disekitar monitor terlalu terang maka akan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">mempengaruhi kekontrasan monitor Anda.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">2. Kondisi Warna Disekitar Monitor</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Jika     warna   furniture  atau    dinding  disekitar  Anda    terlalu</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">terang bahkan    mengkilap, warna tersebut akan direfleksikan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">ke  monitor,   kemudian  dipantulkan ke mata kita  yang    dapat</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">mengakibatkan warna    monitor  tidak  bisa    kita  lihat  secara</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">normal.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">3. Lampu Untuk Memeriksa  Original atau Final Artwork</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Perangkat light source    harus mengikuti standard temperature</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">5.000 K  atau   6.500 K.  Dan jarak lampu penerang juga   harus</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">dijaga    antara  warna  kertas putih  dengan    warna  putih pada</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">monitor harus sama.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">4. Monitor Hood</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Berilah tutup atau topi pada monitor anda dengan warna   abu-</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">abu atau hitam pada lapisan dalamnya, dan ukuran   dalamnya</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">minimal 30 cm. Seperti terlihat pada gambar halaman 4.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">3</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Contoh standard lampu yang baik</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Yaitu daylight lampu yang mempunyai temperatur</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">warna  5000 K.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">Contoh  Monitor   Hood</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">30 cm</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">KAL IBR ASI  M O   NI TO R    2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">4</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">27 /9 /0 0,  1   2: 12  am</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><strong>Setting Display Monitor Profile</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">1. Klik taskbar, kemudian pilih Setting dan klik   Control Panel.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">5</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">27 /9 /0 0,  1   2: 12  am</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">2. Control Panel akan terlihat seperti contoh gambar   dibawah,</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">kemudian    klik  folder  Display    seperti  yang  diberi    tanda</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">dengan lingkaran warna merah.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">KAL IBR ASI  M O   NI TO R    2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">6</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">27 /9 /0 0,  1   2: 12  am</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">3. Klik Setting.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">KAL IBR ASI  M O   NI TO R    2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">7</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">4. Aturlah resolusi color monitor sesuai kemampuan   komputer,</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">kemudian klik Advanced.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">KAL IBR ASI  M O   NI TO R    2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">8</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">27 /9 /0 0,  1   2: 12  am</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">5. Klik Color Management dan Add Profile.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"><em>Madekan Saroni GWS STUDIO</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">KAL IBR ASI  M O   NI TO R    2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">9</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">27 /9 /0 0,  1   2: 12  am</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariandra.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=16&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariandra.wordpress.com/2009/06/19/kalibrasi-monitor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ariandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>desain poster</title>
		<link>http://ariandra.wordpress.com/2008/04/10/halo-dunia/</link>
		<comments>http://ariandra.wordpress.com/2008/04/10/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 07:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=1&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariandra.wordpress.com&amp;blog=3437042&amp;post=1&amp;subd=ariandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariandra.wordpress.com/2008/04/10/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ariandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
